Monday, January 4, 2010
selamat Pagi Dunia!!! (Pagi yang Indah untuk Jiwa-Jiwa di Bumi)
Hemmm... segarnya pagi ini. Bandung yg akhir2 ini bercuaca mendung dan sejuk membuat semangat baru di hari Senin pd tahun 2010 ini. Semoga semangat ini terus tercipta dan terjaga disetiap pagi ketika ku membuka mata. Sungguh nikmat sang pencipta tak pernah ada habisnya untuk kita manusia.. melihat matahari masih bersinar hanya ucapan syukur,Alhamdulillah dan Subhaanallaah, sungguh Engkau memang Sang Maha Besar.
Pagi yang indah untuk jiwa-jiwa di bumi... semoga kita semua selalu menikmati tiap keadaan dan pergantian waktu yang kita lewati.amiiinn...
Dan pagi ini untuk diriku sendiri, adalah pagi yang penuh pengharapan... sebuah tugas masih harus kulakukan.tugas yg dari setahun lalu masih terus kutunda-tunda. dan di tahun ini aku ingin MENGHILANGKANNYA dari kehidupan dan kebiasaan hari-hariku. TEKAD baru untuk menjadi PRIBADI YANG LEBIH BAIK,semoga dapat kuwujudkan. dan tentunya atas seizin Allah SWT sang Pemilik jiwa dan penentu terjadinya sebuah rencana,karena manusia hanya mampu berencana dan Allah lah sanag penentu segalanya.
Pagi yg indah untuk jiwa-jiwa di bumi...
selamat pagi semuanya...
selamat melaksanakan semua aktivitas apapun yg akan kalian semua lakukan
semoga itu semua dikerjakan dengan niat yang baik,bertujuan untuk kebaikan dan keikhlasan,,,,
Pagi yang indah untuk jiwa-jiwa di bumi... semoga kita semua selalu menikmati tiap keadaan dan pergantian waktu yang kita lewati.amiiinn...
Dan pagi ini untuk diriku sendiri, adalah pagi yang penuh pengharapan... sebuah tugas masih harus kulakukan.tugas yg dari setahun lalu masih terus kutunda-tunda. dan di tahun ini aku ingin MENGHILANGKANNYA dari kehidupan dan kebiasaan hari-hariku. TEKAD baru untuk menjadi PRIBADI YANG LEBIH BAIK,semoga dapat kuwujudkan. dan tentunya atas seizin Allah SWT sang Pemilik jiwa dan penentu terjadinya sebuah rencana,karena manusia hanya mampu berencana dan Allah lah sanag penentu segalanya.
Pagi yg indah untuk jiwa-jiwa di bumi...
selamat pagi semuanya...
selamat melaksanakan semua aktivitas apapun yg akan kalian semua lakukan
semoga itu semua dikerjakan dengan niat yang baik,bertujuan untuk kebaikan dan keikhlasan,,,,
Tidurlah bersama Bintang, sayang...
04 Januari'10
pagi dini hari
(u/ 03 Januari-ku)
Tlg 03 januari baru saja kulewati. Entah mengapa rasanya tak ingin aku menulis blog ini tepat pada tgl itu. Ada rasa yg sangat amat tak mampu kujelaskan. Ya..tgl itu dulu menjadi sangat spesial.. di tgl itu seseorang yg kini telah tenang di sisi-Nya, lahir ke dunia ini. Dan kini tgl itu hanya sebuah tgl untuk mengenang bahwa dia pernah ada di sini. Dia yang hingga saat ini masih sulit kulupakan, dan masih terus kuusahakah menjadi kenangan. Tapi, semua seolah menjadi terang kembali bersama kenangan-kenangan yang selalu hadir ketika ku sedang sendiri. Rasanya tak mampu ku buang sedikit saja cerita tentangnya, sedikit saja kenangan bersamana (yg memang sangat amat sedikit).
Aku memang tak ingin terus hidup dalam bayangan awan kelabu tentang dia, aku sudah berusaha..tapi tgl ini terus mengingatkanku akan keAlpaan dirinya. Mengingatkanku akan sakitnya kehilangan dirinya bahkan mungkin cinta dan cita-nya. pedihnya ketika ada seseorang yg juga amat menyayangi dirinya..yg tetap memikirkan dan merindukan dia, sama sepertiku saat ini.
Entahlah... perasaan ini seperti drugs yg membuatku candu untuk terus menikmati sakitnya. seolah ini adalah hal yg dapat menyembuhkan luka itu.
Tanggal ini mungkin hanya menjadi sebuah tgl, tapi bukan untuk ku maupun orang2 yang masih menyayanginya hingga detik ini. Aku iri pada dia, yang begitu amat sangat dicintai dan dirindukan,walau dia tak lagi berada di sisi kami.
Kini dia,seorang yang mengenalkanku pada CINTA, PERSAHABATAN, dan HIDUP, memang sudah tiada...namun namanya dan semua cinta yg dia sebarkan pada kami semua- kekasihnya, sahabat, dan keluarganya- akan selalu dirasakan.
dan Doa selalu terpanjat untuk mu di sana.
Untuk sahabatku Ibnu Hazari, semoga kau tenang di sana, Tidurlah Bersama Bintang,sayang...
sampaikan jg salamku pada sahabat yang tak kalah sangat ku cintai Irma Pratiwi Asih...
pagi dini hari
(u/ 03 Januari-ku)
Tlg 03 januari baru saja kulewati. Entah mengapa rasanya tak ingin aku menulis blog ini tepat pada tgl itu. Ada rasa yg sangat amat tak mampu kujelaskan. Ya..tgl itu dulu menjadi sangat spesial.. di tgl itu seseorang yg kini telah tenang di sisi-Nya, lahir ke dunia ini. Dan kini tgl itu hanya sebuah tgl untuk mengenang bahwa dia pernah ada di sini. Dia yang hingga saat ini masih sulit kulupakan, dan masih terus kuusahakah menjadi kenangan. Tapi, semua seolah menjadi terang kembali bersama kenangan-kenangan yang selalu hadir ketika ku sedang sendiri. Rasanya tak mampu ku buang sedikit saja cerita tentangnya, sedikit saja kenangan bersamana (yg memang sangat amat sedikit).
Aku memang tak ingin terus hidup dalam bayangan awan kelabu tentang dia, aku sudah berusaha..tapi tgl ini terus mengingatkanku akan keAlpaan dirinya. Mengingatkanku akan sakitnya kehilangan dirinya bahkan mungkin cinta dan cita-nya. pedihnya ketika ada seseorang yg juga amat menyayangi dirinya..yg tetap memikirkan dan merindukan dia, sama sepertiku saat ini.
Entahlah... perasaan ini seperti drugs yg membuatku candu untuk terus menikmati sakitnya. seolah ini adalah hal yg dapat menyembuhkan luka itu.
Tanggal ini mungkin hanya menjadi sebuah tgl, tapi bukan untuk ku maupun orang2 yang masih menyayanginya hingga detik ini. Aku iri pada dia, yang begitu amat sangat dicintai dan dirindukan,walau dia tak lagi berada di sisi kami.
Kini dia,seorang yang mengenalkanku pada CINTA, PERSAHABATAN, dan HIDUP, memang sudah tiada...namun namanya dan semua cinta yg dia sebarkan pada kami semua- kekasihnya, sahabat, dan keluarganya- akan selalu dirasakan.
dan Doa selalu terpanjat untuk mu di sana.
Untuk sahabatku Ibnu Hazari, semoga kau tenang di sana, Tidurlah Bersama Bintang,sayang...
sampaikan jg salamku pada sahabat yang tak kalah sangat ku cintai Irma Pratiwi Asih...
Saturday, January 2, 2010
Tuhan...
aku telah mencoba menetapkan hati ini untuk pria itu
namun kenyataan yg kau berikan padaku memalingkan segalanya
aku tak kecewa jika dia bukan yang terbaik untukku..
aku tak akan mengeluh, jika dia bukanlah pengaanti hatiku yang hilang dulu
tuhan...
aku hanya tidak mengerti, mengapa harus terjadi lagi?
setelah semua jalan untuk meyakinkan hati ini ku tempuh dengan segenap hati
mengapa harus di saat-saat aku meyakini diri kalau akan ada imam untukku
selalu berada di jalanmu..
aku memang sempat menolah untuk mengakui perasaan yang telah kau anugerahi padaku
tapi, toh akhirnya aku mengekuinya..mengakui kalau masih ada pria itu..
tuhan,
akankah kenyataan ini meluluh lantakkan hati dan kepercayaanku
akankah kenyataan ini akan mencadi tamengku selanjutnya dalam menjalani hidup ini
dan apakah kenyataan ini harus ku ratapi???
aku berduka..ya, aku benar2 berduka...
dan untuk kesekian kalinya aku hanya bisa tersenyum... menanti naskah cerita selanjutnya...
tuhan,,,
untuk itu, semoga kau berikan aku kekuatan untuk bisa terus bertahan memainkan peranan ini..
menjalani episode-episode yang sama sekali tak pernah kuketahui...
semoga akan ada ujung yang berarti...ujung dari semua ini,,,
aku telah mencoba menetapkan hati ini untuk pria itu
namun kenyataan yg kau berikan padaku memalingkan segalanya
aku tak kecewa jika dia bukan yang terbaik untukku..
aku tak akan mengeluh, jika dia bukanlah pengaanti hatiku yang hilang dulu
tuhan...
aku hanya tidak mengerti, mengapa harus terjadi lagi?
setelah semua jalan untuk meyakinkan hati ini ku tempuh dengan segenap hati
mengapa harus di saat-saat aku meyakini diri kalau akan ada imam untukku
selalu berada di jalanmu..
aku memang sempat menolah untuk mengakui perasaan yang telah kau anugerahi padaku
tapi, toh akhirnya aku mengekuinya..mengakui kalau masih ada pria itu..
tuhan,
akankah kenyataan ini meluluh lantakkan hati dan kepercayaanku
akankah kenyataan ini akan mencadi tamengku selanjutnya dalam menjalani hidup ini
dan apakah kenyataan ini harus ku ratapi???
aku berduka..ya, aku benar2 berduka...
dan untuk kesekian kalinya aku hanya bisa tersenyum... menanti naskah cerita selanjutnya...
tuhan,,,
untuk itu, semoga kau berikan aku kekuatan untuk bisa terus bertahan memainkan peranan ini..
menjalani episode-episode yang sama sekali tak pernah kuketahui...
semoga akan ada ujung yang berarti...ujung dari semua ini,,,
Wednesday, November 11, 2009
AKU Hidup (TIDAK) Hanya Untuk Mengenang MU
"Tak kan pernah habis... air mataku...bila ku ingat tentang dirimu...
Mungkin hanya kau yg tau...mengapa sampai saat ini...ku masih sendiri...
Adakah di sana...kau rindu padaku...meski kita kini ada di dunia berbeda...
bila masih mungkin, waktu ku putar..kan ku tunggu dirimu.."
NOVEMBER...
bulan ini akan selamanya menjadi bulan yg kan mengingatkan ku akan alfanya dirimu,
senyuman itu... semangat itu... dan semua kenangan -yg hanya sebentar- kurasakan bersama-samamu
waktu yg amat singkat itu akan terus menjadi cambuk bagi diriku yg telah bodoh menelantarkan waktu
kebersamaan itu terasa bagaikan dahaga... dan mimpi untuk mengulang kembali semua seperti fatamorgana di tengah gurun dan kedahagaan ini
NOVEMBER...
air mata ini tak menetes ketika mengetahui kau telah pergi meninggalkanku
bukan karena ku tak sedih kehilangan dirimu
tapi karena ku merasa kau masih selalu di sampingku
aku tak ingin menangisimu... karena air mata ini tak akan mengubah kebodohanku
tapi entah mengapa...rasanya bendungan air di mataku akan segera runtuh...
rasanya tak sanggup lagi menampung lautan air di dalamnya
hatiku menjadi batu yg selalu menguatkan bendungan itu pun seolah lapuk termakan waktu
waktu yg kuhabiskan tanpa ada kamu
bukan aku menyalahkan keadaan dan takdir dari sang kuasa atas dirimu
tapi sesal yg kurasa hanya sebagai ganjaran yg HARUS ku terima...
UNTUK ITU
UNTUK SEMUA ITU
AGAR suatu saat nanti... AKU HIDUP (TIDAK) HANYA UNTUK MENGENANGMU
Mungkin hanya kau yg tau...mengapa sampai saat ini...ku masih sendiri...
Adakah di sana...kau rindu padaku...meski kita kini ada di dunia berbeda...
bila masih mungkin, waktu ku putar..kan ku tunggu dirimu.."
NOVEMBER...
bulan ini akan selamanya menjadi bulan yg kan mengingatkan ku akan alfanya dirimu,
senyuman itu... semangat itu... dan semua kenangan -yg hanya sebentar- kurasakan bersama-samamu
waktu yg amat singkat itu akan terus menjadi cambuk bagi diriku yg telah bodoh menelantarkan waktu
kebersamaan itu terasa bagaikan dahaga... dan mimpi untuk mengulang kembali semua seperti fatamorgana di tengah gurun dan kedahagaan ini
NOVEMBER...
air mata ini tak menetes ketika mengetahui kau telah pergi meninggalkanku
bukan karena ku tak sedih kehilangan dirimu
tapi karena ku merasa kau masih selalu di sampingku
aku tak ingin menangisimu... karena air mata ini tak akan mengubah kebodohanku
tapi entah mengapa...rasanya bendungan air di mataku akan segera runtuh...
rasanya tak sanggup lagi menampung lautan air di dalamnya
hatiku menjadi batu yg selalu menguatkan bendungan itu pun seolah lapuk termakan waktu
waktu yg kuhabiskan tanpa ada kamu
bukan aku menyalahkan keadaan dan takdir dari sang kuasa atas dirimu
tapi sesal yg kurasa hanya sebagai ganjaran yg HARUS ku terima...
UNTUK ITU
UNTUK SEMUA ITU
AGAR suatu saat nanti... AKU HIDUP (TIDAK) HANYA UNTUK MENGENANGMU
Sunday, October 11, 2009
Tiada lagi tangis untuk mu
air mata ini sudah task ku persembahkan lagi untukmu... karena sejak saat ini, malam ini, ku putuskan, bahwa kau bukan alasan ku lagi untuk meneteskan air mata ini... kau tak sebanding dengan kesedihan ini, kau tak sebanding dengan air mata ini. krena aku terlalu berharga untuk kau miliki...
Tuhan saja masih sayang pada ku, memberikan petunjuknya, membuka mataku, hingga ku terlepas dari jerat rayu manismu...
air mata ini tak akan ku berikan lagi untukmu... kuputuskan bahwa : Tiada lagi tangisan untuk mu... jangan kau ganggu lagi aku, karena kini aku telah tau siapa dirimu...
semoga kau bahagia memainkan perananmu saat ini...
semoga kau senang dengan semua yang telah kau rancang untukku... walau ku yakini bahwa itu semua bukanlah hanya untuk membalaskan sakit hati yang pernah ku lakukan, dan itu pun aku tak berarti
Tuhan saja masih sayang pada ku, memberikan petunjuknya, membuka mataku, hingga ku terlepas dari jerat rayu manismu...
air mata ini tak akan ku berikan lagi untukmu... kuputuskan bahwa : Tiada lagi tangisan untuk mu... jangan kau ganggu lagi aku, karena kini aku telah tau siapa dirimu...
semoga kau bahagia memainkan perananmu saat ini...
semoga kau senang dengan semua yang telah kau rancang untukku... walau ku yakini bahwa itu semua bukanlah hanya untuk membalaskan sakit hati yang pernah ku lakukan, dan itu pun aku tak berarti
Saturday, April 25, 2009
"apa lagi yang kau harapkan dariku tuhan?"
Bernafas.. itulah satu-satunya alasan mengapa aku masih tetap hidup di bumi ini. Entah mengapa aku tak mampu melakukan yang lainnya, bahkan untuk berfikirpun aku tak mampu lagi. Rasanya kekuatanku hilang begitu saja, mendengarkan perkataan orang lain hanya sebuah pekerjaan yang sia-sia buatku. tak menghiraukan apapun pendapat orang lain, yang ku tau hanyalah "aku masih hidup" sampai detik ini.
tuhan, aku bertanya padamu, apalagi yang kau harapkan dariku?
sedang semua kewajibanku tak satu pun ku lakukan...
semua jani-jani padamu hanya sebuah pemanis bibir saja
sedangkan kau masih saja berbaik hati memberikanku kehidupan., walau tak sepenuhnya pernah kusyukuri
mungkin setelah mati pun aku tak tahu harus kemana...
jika kesempatan masih dibukakan untukku, aku ingin merubah diriku menjadi hambamu yang penuh rasa syukur untuk semua detik yang kau berikan padaku...
Namun, aku bertanya kali ini ya.. kali ini untuk terakhirkalinya...
apalagi yang kau harapkan dariku tuhan???
dengan semuan kesedihan yang kau hadiahkan padaku, dan semua keputus asaan yang kau bumbui sebagai penyedap dalam hidupku.
Tuhan aku tak pernah menyalahkanmu...
aku hanya bertanya... inilah pertanyaan terakhirku untuk mu...
tuhan, aku bertanya padamu, apalagi yang kau harapkan dariku?
sedang semua kewajibanku tak satu pun ku lakukan...
semua jani-jani padamu hanya sebuah pemanis bibir saja
sedangkan kau masih saja berbaik hati memberikanku kehidupan., walau tak sepenuhnya pernah kusyukuri
mungkin setelah mati pun aku tak tahu harus kemana...
jika kesempatan masih dibukakan untukku, aku ingin merubah diriku menjadi hambamu yang penuh rasa syukur untuk semua detik yang kau berikan padaku...
Namun, aku bertanya kali ini ya.. kali ini untuk terakhirkalinya...
apalagi yang kau harapkan dariku tuhan???
dengan semuan kesedihan yang kau hadiahkan padaku, dan semua keputus asaan yang kau bumbui sebagai penyedap dalam hidupku.
Tuhan aku tak pernah menyalahkanmu...
aku hanya bertanya... inilah pertanyaan terakhirku untuk mu...
Subscribe to:
Posts (Atom)


